Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI Ke-79, Konsorsium Biologi Indonesia (KOBI) menggelar Webinar Kemerdekaan secara daring pada Selasa, 13 Agustus 2024. Webinar kali ini berjudul “Biodiversitas dan Makna Kemerdekaan” dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan pemerhati biologi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan ini membahas mengenai ancaman dan masalah yang ada pada biodiversitas Indonesia dan cara menyelamatkannya. Pembicara pertama merupakan Presiden Direktur PT. Restorasi Ekosistem Indonesia tahun 2019-2023, Dr. (Cand), Mangarah Silalahi, S.Sos., M.Sc., M.T., menyampaikan bahwa terdapat tantangan yang dapat mengancam biodiversitas, diantaranya yang paling umum illegal logging, perubahan lahan pertanian menjadi lahan penduduk, perburuan untuk perdagangan satwa liar yang mungkin langka.
Seorang ahli biologi dari Universitas Jambi, Dr. Tedjo Sukmono, S.Si., M.Si., juga menyampaikan hal yang sama bahwa selain tantangan, ada masalah pada database biodiversitas Indonesia, diantaranya kurangnya trace file, update data species, taksonomi yang ambigu, serta penyimpanan koleksi yang kurang diperhatikan.
Selain itu, Ikhwan Arief, SH.I., S.H., M.Pd. yang merupakan seorang pendiri dan pengelola Bangsring Under Water (Bunder), menyampaikan bahwa tidak hanya di daratan, kerusakan juga terjadi di perairan sehingga biota laut seperti terumbu karang rusak parah dan ikan- ikan semakin berkurang populasinya, juga adanya pencemaran lingkungan sehingga berakibat pada pendapatan nelayan.
Pada pemaparannya, Dr. (Cand), Mangarah Silalahi, S.Sos., M.Sc., M.T., menambahkan solusi bahwa ancaman dan masalah biodiversitas dapat dimonitoring dengan pemanfaatan teknologi, diantaranya pemantauan pergerakan hewan dengan GPS collar, camera traps, bioacoustic-audiomoth (burung), monitoring illegal logging dengan Guardian, drone, serta SMART Cyber Tracker.
“Upaya penyelamatan perlu dilakukan, dengan merubah mindset kita terhadap alam, paham dan melakukan konservasi lingkungan, dan sinergi antara nilai ekonomi dan konservasi”, tambah Ikhwan Arif, SH.I., S.H., M.Pd.
Webinar ini mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga kekayaan alam demi generasi mendatang. Ancaman terhadap flora dan fauna dapat berdampak buruk bagi generasi mendatang, dengan pengetahuan dan kontribusi yang nyata kita dapat menjaga keragaman hayati Indonesia.